Home Berita Launching Sistahid Jateng, Perkuat Ekosistem Digital

Launching Sistahid Jateng, Perkuat Ekosistem Digital

24
0

Semarang (hidayatullahjateng.id) – Dalam dunia yang kita hidupi sekarang, dimana perubahan sangat cepat, tidak terduga, dipengaruhi oleh banyak faktor yang sulit dikontrol, dan kebenaran serta realitas menjadi sangat subyektif. Biasa dikenal dengan istilah VUCA (Volatility, Uncertainty, Complexity, dan Ambiguity), maka perkembangan teknologi dan informasi menjadi salah satu pengaruh terbesar dari perubahan ini

Kita dituntut untuk responsif menghadapi segala hal, tidak terkecuali kebutuhan informasi terkait lembaga, utamanya informasi SDM yang seringkali menjadi kendala, sangat minim dan tidak up to date. Hal ini tentu menjadi penghambat dalam dinamika organisasi.

Oleh karenanya Hidayatullah Jawa Tengah berinisiatif untuk melakukan digitalisasi data anggota/kader, sehingga problematika tadi bisa diminimalisir. Bahkan dengan sinkronisasi data anggota/kader tersebut dapat dijadikan bahan untuk menetapkan kebijakan yang berhubungan dengan SDM

Mengadopsi Sistem Informasi Terpadu Hidayatullah (Sistahid) yang diusung oleh DPP Hidayatullah, DPW Jawa Tengah mendevelop sebuah program pendataan dengan nama Sistahid Jateng. Sebuah aplikasi pendataan yang bisa diakses mandiri oleh setiap anggota/kader, sehingga ketika ada perubahan data atau status tidak perlu dilakukan pembaruan oleh admin, semua bisa dilakukan secara mandiri. Hal ini tentu sangat memudahkan dalam pengoperasiannya. Aplikasi ini bisa diakses di website hidayatullahjateng.id.

Dalam aplikasi ini disuguhkan berbagai informasi terkait jumlah kader, status marhalah, jumlah murabbi, jumlah mutarobbi, jumlah halaqoh, serta berbagai data lainnya yang sifatnya umum terkait SDM di Jawa Tengah. Sedangkan untuk data-data yang lebih spesifik hanya bisa diakses oleh pihak yang berwenang saja.

Aplikasi ini dilaunching pada hari selasa, 11 Juni 2024 di Gedung Dakwah Hidayatullah Jawa Tengah, Jl. Wonodri Baru No.41 Semarang, dihadiri oleh Pengurus Pleno Hidayatullah.

*/EE