Home Berita Peringati HUT RI ke-78, Santri Al Burhan Hidayatullah Semarang Sulap Barang Bekas...

Peringati HUT RI ke-78, Santri Al Burhan Hidayatullah Semarang Sulap Barang Bekas menjadi Busana Cantik

143
0

Semarang – MA dan Mts Al Burhan, pesantren hidayatullah kota semarang, Jawa Tengah menggelar kegiatan lomba fashion Show dengan barang bekas untuk memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia. (Rabu, 16/08/2023)

Kegiatan ini berlangsung di halaman sekolah dengan diikuti lebih dari 90 santri serta para Ustadzah/Guru. Mereka terlihat sangat antusias dan bangga melihat kreatifitas para santri.

“Kegiatan ini bertujuan untuk melestarikan dan menunjukkan kecintaan terhadap warisan budaya Nusantara yang beraneka ragam serta memotivasi santri dalam menghargai nilai-nilai budaya adat istiadat yang ada di Indonesia” kata Ustdzah Rumayyah, Kepala Kampus Putri Al Burhan.

Selain mengasah kreativitas santri, pada Fashion Show kali ini terdapat sesi Presentasi dan tanya jawab terkait Pengetahuan Kebhinekaan, pendapat mereka terkait Solusi Permasalahan kekinian. Selama ini, lanjut dia, Dirgahayu Republik Indonesia hanya diperingati dengan melakukan upacara dan kegiatan seremonial, namun nilai-nilai perjuangan para pahlawan sering dilupakan.

“Masih banyak pelajar yang kurang memahami tentang makna perjuangan para pahlawan yang gugur di medan perang dalam merebut kemerdekaan, sehingga diharapkan dengan membuat kegiatan ini membangkitkan jiwa nasionalisme para santri” tuturnya.

Para santri ponpes al burhan  menggunakan bahan daur ulang kertas, koran, kardus serta bahan bekas lainnya untuk membuat pakaian adat yang ada diindonesia dengan dimodifikasi secara syar’i. Dalam pembuatanya para santri membutuhkan waktu 3 hari, mereka kerjakan secara berkelompok yang setiap kelompok terdiri dari 8-9 santri.

Salah seorang Santri MA Al Burhan Razita menyambut baik kegiatan itu, “Kegiatan fashion show dengan memanfaatkan barang bekas ini sangat Seru, Menyenangkan, mengasah kreatifitas, mengisi waktu luang dan memperkuat solidaritas antar teman serta menjadikan motivasi bagi kami untuk semangat belajar dan mencintai keragaman budaya yang tentunya didapatkan dengan darah perjuangan para  pahlawan, mereka rela gugur di medan perang demi merebut Kemerdekaan NKRI,” Ujarnya. */Fulkin