Home Berita Rumah Qur’an Layak untuk Fahri & 31 Santri Yatim Dhuafa

Rumah Qur’an Layak untuk Fahri & 31 Santri Yatim Dhuafa

96
0

Renovasi Rumah Quran Layak di Pelosok Duampanua, SulBar || “Ingin jadi Hafidz Quran untuk memberikan mahkota surga bagi Ibu dan Alm. Ayah.”-Fahri (15thn), santri Rumah Quran Hidayatullah. Fahri adalah salah satu santri di Rumah Quran Hidayatullah, yang dibangun oleh Ust. taufik. Seorang guru ngaji keliling di pelosok desa Duampanua, Sulbar. Sudah 19 tahun Ust Taufik menjadi guru ngaji bagi anak Yatim Dhuafa. Sebelumnya ia dan istri rutin 4x seminggu keliling kampung untuk mengajar ngaji dan Quran. Hingga akhirnya Alm. sahabatnya mewakafkan tanah untuk dibangun Rumah Quran. Dari modal sendiri, Ust. Taufik dibantu tangan mungil para santri membangun Rumah Quran sederhana. Bermodal pohon kelapa sebagai tiang dan anyaman bambu untuk dinding. Alas masih tanah yang becek ketika hujan, karena atap dan dinding tak sepenuhnya menutupi ruangan. Meski tinggal dalam ruang yang sempit dan sesak, Fahri dan 31 santri lainnya tetap semangat melantunkan ayat-ayat suci Quran. Bahkan, Fahri telah menuntaskan hafalan juz 30 Al Quran. Ust. Taufik berharap, kelak mereka dapat mengemban amanah sebagai guru ngaji di kampungnya masing-masing. Sayang, bangunan yang masih jauh dari kata layak tak mampu menampung puluhan santri. Beberapa santri terpaksa dipulangkan karena bangunan tak bisa menampung semuanya. Meski menemui hambatan, Ust. Taufik dan para santri tak mau berpasrah. Mereka bertani dan berkebun untuk memenuhi kebutuhan dan sebagian hasilnya untuk membangun Rumah Quran menjadi layak. “Semoga Allah memudahkan jalan saya untuk memberi Rumah Quran layak bagi para santri”-Ust. Taufik Karena itu, Baitul Maal Hidayatullah berusaha membantu sediakan Rumah Quran layak untuk para penghafal Quran ini. Agar mereka bisa menjadi Hafidz dan memuliakan orang tua di surga. InsyaAllah, setiap tetes hidayah dan kebaikan yang tumbuh dari tempat ini, akan mengalirkan manfaat yang tak terputus di dunia dan akhirat kelak.

Previous articlePonpes Hidayatullah Sambong, Blora (Cepu)
Next articlePenerimaan Raport SD Integral Hidayatullah, Pati, Plangitan, dengan menerapkan protokol kesehatan

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here