Home Agenda Departemen Ekonomi DPW Jateng Gelar Rakorwil Di Mubarok Food

Departemen Ekonomi DPW Jateng Gelar Rakorwil Di Mubarok Food

96
0

Kudus (14/7/2023) – Departemen Ekonomi DPW Hidayatullah Jateng bekerja sama dengan DPW Hidayatullah DIY menggelar rapat koordinasi perekonomian hidayatullah untuk wilayah Jateng & DIY.

Dihadiri langsung oleh pengurus-pengurus dari DPP; yakni Kabid Perekonomian DPP Ustadz Wahyu Rahman, Kadept. Ekonomi Kelembagaan DPP Ustadz Miftakhurrahman, Kadept. Ekonomi Keummatan DPP Ustadz Ruhyadi, dan Kadept. Keuangan DPP Ustadz Saiful Anwar.

Acara ini diikuti oleh perwakilan organisasi & amal usaha Hidayatullah se Jateng & DIY. Kurang lebih 40 perwakilan dari seluruh wilayah di Jateng & DIY yang mengikuti acara rakorwil di Aula Mubarok Food Kudus ini.

Ustadz Ahkmad Ali Subur sebagai Ketua DPW Hidayatullah Jateng mengapresiasi diselenggarakan agenda ini, karena ekonomi adalah salah satu sumber penerimaan lembaga yang sangat fleksibel dan potensial. Berharap melalui momentum rakorwil ini perekonomian di jateng & DIY semakin berkembang & maju

Ustadz Muhammad Yunus mewakili DPW Hidayatullah DIY juga memberikan apresiasi yang sama, karena akan semakin mempererat hubungan antara Jateng & DIY. Harapannya ekonomi kelembagaan & keummatan semakin berkembang sehingga bisa mensupport keberlangsungan perjuangan lembaga ini

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Ustadz Wahyu Rahman. Beliau berpesan bahwa program mainstream lembaga yakni Dakwah & Tarbiyah sangat membutuhkan support dana, khususnya dari sektor ekonomi. Iklim bisnis di Hidayatullah saat ini sudah sangat mendukung, oleh karenya peluang ini perlu disergap oleh organisasi. Perlu juga didukung dengan kebijakan-kebijakan dari organisasi, diantaranya melalui BTH & BMH. BTH bisa memberikan modal kerja kepada kader & BMH memberikan alokasi pendayagunaan dana ziswaf disektor ekonomi produktif.

Beliau juga berpesan perlunya dibuat terobosan di sektor pendidikan, khususnya dalam pengelolaan, karena pendidikan juga merupakan sektor yang sangat potensial sebagai sumber penerimaan lembaga, sehingga semakin maju pendidikan program dakwah juga bisa ikut terangkat. */EE