Home Artikel Opini Kader Terhadap Pelaksanaan Rakerda Gabungan

Opini Kader Terhadap Pelaksanaan Rakerda Gabungan

77
0

Oleh : Yusran Yauma

Euforia gambar yang berseliweran di group Hidayatullah Jateng terkait pelaksanaan pra rakerda dan rakerda gabungan menjadi penanda semarak kegiatan yang dilakukan serentak di 8 titik yang tergabung dalam 20 daerah amanah Hidayatullah Jawa Tengah.

Ada hal menarik yang patut kita catat bersama, rakerda gabungan ini salah satu bagian dari implementasi salah satu tema rakerda yakni integrasi sistemik.

Secara garis besar dapat kita maknai bahwa suksesi program satu tahun mendatang menjadi prioritas untuk kita kawal bersama. Sehingga apa yang disampaikan oleh Ketua Dewan Murobbi Hidayatullah Jawa Tengah patut menjadi perhatian lebih untuk kita renungkan.

Apatah lagi seuntai do’a yang tertulis lewat pesan WA di group itu merupakan harapan dan aura setelah mendapatkan charger selama sepekan di Hidayatullah Pusat Gunung Tembak, patut kita renungkan bersama.

“Yang masih merintis dan merintih, bertahanlah, bersabarlah, Istiqomahlah.
InshaaAlloh, Alloh akan merontokkan karunia-Nya dan RahmadNya, dan Alloh akan meruntuhkan bangunan kekafiran dan kemunafikan. Inshaa Alloh. Tulis Ust. Sunoto Ahmad.

Apa pesan mendalam yang tertulis dalam pesan itu bagi saya pribadi adalah rintihan pengurus, kader dan seluruh umat Islam, cepat atau lambat bangunan kekafiran itu akan tumbang.

Sekarang mungkin bagi sebagian daerah sedang merintis atau sedang bahkan sedang merintih. Tetapi yakinlah menurut beliau, arah kedepan sudah jelas.

Sebagai kader, tentu do’a-do’a dari para murobbi, pimpinan dan pengurus adalah modal besar untuk terus melangkah maju, maju dan maju.

Sebagaimana hasil rakerda, tentu perasan yang disepakati merupakan program yang wajib harus disukseskan. Karena bukan seremonial yang akan menentukan nilai kita diakhir tahun, tetapi konsistensi mengawal hasil perasan rakerda itulah sejatinya nilai kita.

Akhirnya, dalam tulisan ini saya pribadi berharap, langkah kongkrit kita menjalankan hasil rakerda menunjukkan kualitas dan loyalitas dalam memperjuangkan tegaknya peradaban Islam yang sama-sama kita gaungkan bersama.

Memang, tema rakerda tahun ini sangat terasa berat dan banyak harapan yang ingin segera dilakukan secara simultan dengan kolaborasi, sebagaimana kita baca bersama tema tahun ini yakni “Konsolidasi idiil, organisasi dan wawasan menuju terwujudnya standarisasi, sentralisasi dan integrasi sistemik.”

Maka selayaknya, tahun pertama kepengurusan periode amanah 2021-2025 akan sangat banyak menentukan langkah selanjutnya ditahun-tahun mendatang.

Akhir kata, selamat menjalankan amanah rakerda, semoga Allah memudahkan langkah kita bersama menuju terlampauinya seluruh program yang sudah kita sepakati bersama.

“Mari kita buktikan dialam perjuangan bukan cukup sampai selesai dimeja perundingan. Selamat berkarya sahabat fillah semuanya.

Previous articlePesantren Hidayatullah Kudus – Kampus Kaliwungu – Drone View
Next articleKemakmuran Berujung Petaka, Pelajaran dari Negeri Saba